Kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah UIN Walisongo Semarang sukses menggelar Kampanye Go Green melalui kegiatan “Aksi Tukar Botol: Gerakan Kurangi Botol Plastik” pada Selasa, 02 Juni 2026 di area samping Planetarium Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB ini menjadi salah satu bentuk aksi nyata dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Lebih dari sekadar kegiatan pengumpulan sampah plastik, Aksi Tukar Botol hadir sebagai sarana edukasi yang mengajak masyarakat memahami bahwa permasalahan lingkungan dapat diatasi melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama. Mengusung slogan “Mulai dari Diri Sendiri”, kampanye ini mendorong setiap individu untuk mengambil peran aktif dalam menjaga bumi melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya program apresiasi dari panitia. Tiga peserta tercepat yang berhasil mengumpulkan minimal 30 botol plastik bekas berhak mendapatkan Tumbler Premium sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mendukung gerakan ramah lingkungan. Program ini sekaligus menjadi upaya untuk mendorong masyarakat beralih dari penggunaan botol plastik sekali pakai menuju penggunaan wadah minum yang lebih berkelanjutan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Nadinda, menjelaskan bahwa tujuan utama kampanye ini bukan hanya mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Satu botol plastik yang dikumpulkan hari ini merupakan langkah kecil menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa depan,” ujar Nadinda.

Pandangan tersebut juga disetujui oleh salah satu peserta kegiatan, Muhammad Jaki, yang menilai bahwa gerakan kepedulian lingkungan perlu terus digencarkan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Aksi seperti ini sangat diperlukan karena manusia sangat bergantung pada lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, lingkungan dapat tetap ada tanpa manusia. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan merawat lingkungan agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ungkapnya.

Melalui Kampanye Go Green ini, mahasiswa Jurusan Manajemen Dakwah UIN Walisongo Semarang berharap seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan. Sebab, bumi yang bersih dan sehat bukan hanya warisan yang harus dijaga, melainkan juga tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan mulai dari sekarang. Dengan membawa satu botol plastik bekas, setiap orang dapat menjadi bagian dari gerakan kecil yang memberikan dampak besar bagi terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan oleh semua orang. Karena pada akhirnya, membawa satu botol plastik bekas untuk didaur ulang adalah langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *