akarta, 08 April 2026 – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) berkunjung di media Akurat.co, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. KKL tersebut bertujuan menambah wawasan bagi mahasiswa terkait praktik kerja lapangan dengan berbagai tugas-tugasnya.
Kunjungan di media Akurat.co diikuti oleh seluruh mahasiswa konsentrasi Jurnalistik, yang berjumlah 17 orang.
Siti Solikhati, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) konsentrasi Jurnalistik, menyampaikan jurusan tidak hanya memberikan pembelajaran secara teoritik saja, tetapi juga pembelajaran nyata dari para praktisi di lapangan.
“Selama ini mahasiswa sudah banyak belajar teori di kampus. Kali ini kami ingin memberikan pembelajaran langsung melalui pengalaman jurnalis akurat secara langsung,” katanya.
Faisal Sholehudin, Kepala Produser Program Akurat.co, berharap Akurat.co dan KPI UIN Walisongo dapat menjalin kerjasama dengan baik, sehingga, mahasiswa dapat belajar langsung kerja di lapangan serta melatih mental menjadi seorang wartawan.
“Kerjasama ini adalah bentuk support kami juga terhadap mahasiswa UIN Walisongo, terutama di prodi KPI ini,” tutupnya.
Faisal juga menyampaikan mengenai perbedaan antara jurnalis, wartawan, dan reporter.
Menurutnya, Jurnalis itu lebih identik dengan menulis, dalam hal ini adalah bisa menarasikan atau memberitakan segala sesuatu. Wartawan itu profesi, dan Reporter itu identik dengan TV (visual dan gambar).
“Semuanya memiliki ritme yang sama, dasar yang sama. Yakni berangkat dari 5W + 1H,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan, ketika menulis wartawan harus memiliki sumber yang jelas dan harus berdasarkan riset.
“Wartawan itu harus bisa buat berita yang mencerahkan dan dapat memberikan solusi untuk masyarakat, ” katanya.
Mahasiswa KPI konsentrasi Jurnalistik, Luzyana Artanti memberikan kesannya mengikuti kegiatan kunjungan ini.
“Penyambutannya baik, dan ramah. Sharing pengalaman yang berharga, sehingga bisa dijadikan motivasi dan inspirasi buat kedepannya,” tuturnya.
Di akhir sesi, Faisal menyampaikan rasa takjubnya kepada UIN Walisongo, terutama jurusan KPI yang sudah berani mengirimkan mahasiswanya untuk belajar dan mendapatkan praktik langsung dari luar lingkup kampus.
“Saya sangat mengapresiasi UIN Walisongo Semarang berani mengirimkan mahasiswa sampai belajar langsung ke media – media di Jakarta, itu luar biasa sekali baik kampus dan mahasiswanya,” kata Faisal.
