KPI FDK Online, Semarang — Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang menjalani asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAM-SPAK), Kamis (6/2).
Dua asesor yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Prof. Dr. Novi Hendri, M.Ag. dari UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan Dr. Yopi Kusmiati, M.Si. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keduanya ditugaskan untuk menilai kualitas penyelenggaraan pendidikan pada Prodi KPI.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar asesmen lapangan ini dapat memberikan hasil maksimal. Menurutnya, proses akreditasi tidak semata berorientasi pada perolehan nilai, tetapi juga menjadi momentum evaluasi dan pengembangan program studi ke depan.
“Asesmen lapangan ini bukan sekadar untuk memperoleh skor akreditasi, tetapi juga sebagai upaya penguatan dan pengembangan Prodi KPI ke depannya,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Prof. Dr. Moh. Fauzi, M.Ag., menyampaikan bahwa Prodi KPI telah meraih predikat akreditasi unggul selama lima tahun terakhir. Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Pada periode sebelumnya, Prodi KPI berhasil meraih akreditasi unggul. Harapannya, asesmen kali ini dapat semakin mendorong peningkatan kualitas prodi secara berkelanjutan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof. Fauzi menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Prodi KPI menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal tersebut didukung oleh sumber daya dosen yang kompeten, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi, serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran.
“Prodi KPI juga didukung dengan fasilitas pembelajaran yang memadai, seperti laboratorium dakwah, studio penyiaran, studio podcast, hingga ruang konten kreator,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu asesor LAM-SPAK, Dr. Yopi Kusmiati, M.Si., menjelaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan untuk mencocokkan data dan dokumen yang telah dikirimkan oleh tim penyusun akreditasi dengan kondisi faktual di lapangan.
“Visitasi ini bersifat mengonfirmasi dan mencocokkan data yang telah disampaikan kepada LAM-SPAK dengan bukti-bukti yang ada di lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila data yang disajikan sesuai dan menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan periode akreditasi sebelumnya, maka capaian nilai akreditasi dapat maksimal.
“Kami hadir untuk melakukan pengecekan faktual terhadap data yang telah masuk. Jadi, tidak perlu ada kekhawatiran,” tambahnya.
Kegiatan asesmen lapangan Prodi KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang dilaksanakan selama satu hari dan ditutup pada Kamis sore. Proses asesmen berlangsung tertib dan menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Prodi KPI dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
