Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN WalisongoSemarang melaksanakan kegiatan magang di Rumah Sakit Roemani Semarang pada bagian kerohanian. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu bimbingan dan penyuluhan Islam secara langsung melalui pelayanan dan pendampingan rohani kepada pasien maupun keluarga.
Selama menjalani magang, mahasiswa turut mendampingi pasien yang sedang menjalani perawatan dengan memberikan motivasi, penguatan, serta dukungan spiritual. Mahasiswa juga mengajak pasien dan keluarga untuk senantiasa mengingat Allah, berdoa, serta menghadapi kondisi yang sedang dialami dengan sabar dan tabah.Salah satu pengalaman yang memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa adalah ketika mendapatkan kesempatan mendampingi pasien yang berada dalam kondisi sakaratul maut. Bersama tim kerohanian rumah sakit, mahasiswa berada di sisi pasien untuk memberikan pendampingan dengan suasana yang tenang dan penuh empati. Dalam kondisi tersebut, mahasiswa membantu mengarahkan pasien untuk mengingatAllah dan berdoa sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi.
Pendampingan tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga kepada keluarga yang berada di samping pasien. Keluarga diberikan penguatan agar tetap tenang dan tabah dalam menghadapi kondisi tersebut. Mahasiswa turut mengajak keluarga untuk mendoakan pasien dan memberikan dukungan dengan tetap berada di sisi pasien.Pengalaman mendampingi pasien sakaratul maut menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa BPI. Mahasiswa belajar bahwa dalam kondisi tertentu, pendampingan rohani tidak selalu harus dilakukan melalui banyak kata-kata, tetapi dapat diwujudkan melalui kehadiran, ketenangan, doa, dan sikap empati kepada pasien serta keluarga.
Kegiatan tersebut juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya peran kerohanian di lingkungan rumah sakit. Selain membantu memberikan penguatan spiritual, pendampingan menjadi bentuk dukungan bagi pasien dan keluarga ketika menghadapi kondisi yang penuh dengan kesedihan dan ketidakpastian.Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa BPI UIN Walisongo Semarang memperoleh pembelajaran secara langsung mengenai bagaimana memberikan pendampingan rohani dengan penuh kesabaran, ketenangan, dan ketulusan. Pengalaman mendampingi pasien dalam kondisi sakaratul maut menjadi salah satu pengalaman yang memberikan makna mendalam selama menjalani kegiatan magang di RS Roemani.
Penulis : Indah Ma’rifatun Nikmah