Semarang – Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Rabu, 22 Juli 2026. Perjanjian berisi tentang peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Acara berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Raden Umar Said FDK, sebagai simbol kolaborasi antara dunia akademik dan instansi pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan yang profesional.

Penandatanganan dilakukan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr H. Nasihun Amin, M.Ag. bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Bapak Ari Widodo, A.Md.Im., S.IP., M.Si.,

Bapak Ari Widodo mengatakan bahwa saya bertugas di Semarang ini kurang lebih satu tahun setengah. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat jembatan antara teori dan praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep hukum keimigrasian, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan.

Dalam sambutannya, Bapak Ari Widodo menyampaikan apresiasi terhadap UIN Walisongo Semarang yang telah menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan jajaran Imigrasi Semarang. Kerja sama ini mer

upakan bentuk komitmen kami untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui program magang ini, kami berupaya memberikan pengalaman praktis yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta mempersiapkan mereka untuk memasuki dunia profesional,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa Imigrasi Semarang siap memfasilitasi mahasiswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran berbasis praktik.

Dekan Fakultas dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Dr. H. Nasihun Amin, M.Ag. menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara MoU ini sangat bermakna bagi kami, dalam Upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas Lembaga kami.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Knator Imigrasi telah bersedia membangun sinergi dan kolaborasi kepada kami. Kebetulan FDK sudah membangun Kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya kemarin juga sudah membangun Kerjasama dengan Lapas Klas I di LP Kedongpane dan beberapa mitra yang lain.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa manajemen haji dan umroh melalui program KKN Internasional kharomain. Melalui program ini, mahasiswa UIN Walisongo berkesempatan terjun langsung dalam lingkungan kerja keimigrasian yang dinamis, mulai dari pelayanan, penegakan hukum, hingga riset kebijakan.

Hal ini dalam rangka untuk membangun institusi dan meningkatkan jaringan terlebih setelah akreditasi internasional kemarin, kami didorong agar selalu meningkatkan internasional networking. Kemarin kita kedatangan tamu dari berbagai negara yaitu dari Jerman, Austria, Swedia dan beberapa negara lain. Kedatangan tamu dari luar negeri ini tentunya akan meningkatkan kampus UIN Walisongo di taraf internasional,” tegasnya.