SEMARANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan Seminar Literasi Media pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Transit Lantai 2 Laboratorium Dakwah FDK UIN Walisongo Semarang ini mengangkat tema “Perempuan Cerdas Bermedia: Membangun Budaya Digital yang Bijak dan Produktif dalam Keluarga”.

Seminar menghadirkan Dr. Hj. Siti Sholikhati, M.A. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya literasi media bagi perempuan, khususnya dalam menghadapi arus informasi di era digital yang semakin cepat dan beragam.

“Literasi media seperti vaksin tanpa cairan, sebagai pelindung di era digital,” ungkapnya. Menurutnya, literasi media menjadi bekal penting agar masyarakat mampu menghadapi berbagai risiko di ruang digital, termasuk berita bohong, disinformasi, dan konten yang menyesatkan.

Untuk meningkatkan literasi digital, peserta diajak membangun kebiasaan bermedia secara bijak, antara lain dengan bersikap kritis dalam mengonsumsi informasi, menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, memahami etika komunikasi daring, mengikuti pelatihan literasi digital, serta menjaga jejak digital.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga memperkenalkan konsep “SABAR” sebagai panduan bijak bermedia sosial. Konsep ini terdiri atas lima langkah, yaitu (S)aring sebelum sharing, (A)mati sumbernya, (B)uktikan faktanya, (A)nalisis isinya, dan (R)edam bahayanya.

“Biasakan untuk SABAR sebelum membagikan informasi. Saring sebelum sharing, amati sumbernya, buktikan faktanya, analisis isinya, dan redam bahayanya,” jelasnya saat memaparkan langkah-langkah tersebut.

Melalui konsep ini, peserta diajak untuk tidak terburu-buru membagikan informasi sebelum memastikan kebenarannya. Setiap informasi perlu diperiksa sumber dan faktanya, dianalisis isi serta konteksnya, kemudian dipertimbangkan dampaknya sebelum disebarluaskan.

Seminar literasi media ini menjadi ruang pembelajaran bagi anggota DWP FDK untuk meningkatkan kecakapan digital sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun budaya digital yang sehat di lingkungan keluarga. Dengan literasi media yang baik, perempuan diharapkan mampu menjadi pengguna media yang kritis, bertanggung jawab, dan produktif, serta mendampingi anggota keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.

Melalui kegiatan rutin dan edukatif ini, DWP FDK UIN Walisongo Semarang terus mendorong peningkatan pengetahuan dan kapasitas anggotanya agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menerapkan nilai-nilai kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari.