Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang kembali memperkuat pembelajaran berbasis praktik melalui kuliah dosen tamu mata kuliah Event Manajemen, Kamis (22/10/2026), di ruang kelas FDK UIN Walisongo. Kegiatan ini menghadirkan praktisi event organizer, Abdul Azis, S.Sos., sebagai narasumber.
Kuliah diikuti mahasiswa KPI semester 5 dan Manajemen Dakwah (MD) semester 7. Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, kegiatan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.
Pada awal perkuliahan, Abdul Azis memaparkan materi tentang kunci penyelenggaraan event yang sukses sebagai pengantar. Materi tersebut membekali mahasiswa dengan perspektif profesional sebelum memasuki sesi utama, yaitu pitching proposal event yang telah mereka rancang.

Dalam sesi pitching, mahasiswa mempresentasikan konsep dan rencana event di hadapan dosen tamu. Setiap proposal kemudian dibedah secara langsung oleh Abdul Azis, mulai dari kekuatan gagasan, kematangan perencanaan, hingga kelayakan pelaksanaannya di lapangan. Masukan dari praktisi ini memberi mahasiswa gambaran nyata tentang standar dan tantangan industri event.
Dosen pengampu mata kuliah Event Manajemen, Fathimah Nadia QA, menjelaskan bahwa kuliah dosen tamu merupakan agenda rutin yang sengaja dihadirkan untuk memperluas wawasan mahasiswa. “Kuliah dosen tamu ini rutin kami selenggarakan agar mahasiswa memperoleh wawasan baru tentang dunia event. Proposal mereka dapat dibedah langsung oleh praktisi dan berpotensi membuka peluang kolaborasi dengan para vendor,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal keterampilan bagi mahasiswa. “Harapan kami, mahasiswa memiliki bekal dan keterampilan untuk menyelenggarakan event yang sukses dan berkualitas,” imbuhnya.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FDK UIN Walisongo dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan komunikasi, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai dakwah dalam setiap karya. Melalui kolaborasi dengan praktisi, FDK UIN Walisongo terus menghadirkan ruang belajar yang menjembatani teori dan praktik, sebagaimana semangat UIN Walisongo sebagai kampus yang mengembangkan ilmu pengetahuan berbasis nilai kemanusiaan dan peradaban.