Fakdakom Walisongo

FDK UIN Walisongo Semarang Gelar Pelepasan dan Pembekalan Calon Wisudawan Sarjana (S1) Ke 86 dan Magister (S2) Ke 27

SEMARANG – Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo menggelar acara Pelepasan dan Pembekalan Calon Wisudawan Sarjana (S1) Ke 86 dan Magister (S2) Ke 27, pada hari Sabtu 5 November 2022 di Gracia Hotel, Jl. Letnan Jenderal S. Parman No. 29 Gajahmungkur Semarang.

Berdasarkan Laporan yang disampaikan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan, Drs. H. M. Mudhofi, M.Ag, hingga tahun 2022 tercatat FDK UIN Walisongo Semarang telah meluluskan sebanyak 5.489 mahasiswa. Adapun pada wisuda S1 angkatan 86 dan S2 angkatan 27, FDK akan melepas calon wisudawan sebanyak 133 orang, terdiri dari 39 orang laki-laki dan 94 orang perempuan. Para calon wisudawan yang akan diwisuda besok hari Selasa, 8 November 2022 ini terdiri dari 5 Program Studi (Prodi) S1, yaitu Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Prodi Manajemen Dakwah (MD), Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Prodi Manajemen Haji Umrah (MHU) dan 1 Program Studi Magister S2 – KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam). Sementara itu Dekan FDK, Prof. Dr. H. Ilyas Supena, M.Ag dalam sambutannya berpesan agar calon wisudawan FDK tidak melupakan orang-orang dan berbagai pihak yang telah mengantarkan kesuksesan yang telah diraih. “Kesuksesan kalian di sini adalah karena keterlibatan banyak pihak, jangan merasa bahwa atas perjuangan sendiri”, kata Ilyas.

Pertama, tentu saja orang tua, peran mereka tidak bisa diabaikan dalam kehidupan kita. Terutama doa ibu, maka doa-doa penting dari mereka harus kalian harapkan. Tanpa doa mereka, keberhasilan kita hanyalah semu. Kedua, Bapak/Ibu Dosen, yang selalu mendidik dan membimbing kalian dengan berbagai cara, karena rasa sayang kami kepada kalian. Meskipun cara yang kami lakukan bisa jadi bertentangan dengan yang kalian inginkan, lanjut Dekan FDK ini menjelaskan.

Saya juga akan menyampaikan pesan, ibarat burung kepada anaknya bahwa di luar sana, ada banyak mangsa yang akan menerkam kalian. Suatu saat nanti, setelah wisuda, cerita baru akan dimulai, akan ada banyak tantangan yang kalian hadapi dan semua itu butuh perjuangan. Sehingga ingatlah sebuah kutipan “Pelaut yang handal tidak pernah lahir dari lautan yang tenang”, maka jika ingin menjadi pelaut yang handal maka harus mampu mengarungi berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengarungi samudera, Papar Ilyas.

Sebagai anak, sampai kapanpun, kalian tidak akan bisa menghapus sejarah kehidupan, bahwa kalian terlahir dari rahim FDK. Sehingga ibarat burung yang hari ini kalian kami lepas, suatu saat nanti kami harap kalian akan kembali lagi ke FDK dengan berbagai cara, entah sebagai mahasiswa yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, entah sebagai dosen, entah sebagai alumni yang akan berbagi cerita dan motivasi kesuksesan, dan sebagainya. Meski kalian sudah melanglang buana ke mana-mana, doa saya tidak akan terputus, kata Ilyas mengakhiri sambutannya dengan mengajak calon wisudawan menyanyi lagu “Laskar” bersama. Sehingga suasana semakin hangat dan akrab.

Hadir dalam acara Pelepasan dan Pembekalan Calon Wisudawan Sarjana (S1) Ke 86 dan Magister (S2) Ke 27 ini, Marhani, S.Sos.I, M.S.I., alumni FDK angkata 1997 yang saat ini aktif di berbagai aktifitas, selain sebagai penceramah, dia juga sebagai Pemandu Ibadah Umrah dan menjadi pengurus BAZNAS Kabupaten Semarang serta Rohaniawan R.S. Ungaran dan R.S. Ken Saras Ungaran. Disamping itu, Marhani juga menggeluti dunia usaha kuliner. Dalam kesempatan ini, ia diundang untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para calon wisudawan.

Marhani menceritakan bagaimana perbedaan kondisi perkuliahan pada zamannya dulu dengan di era saat ini yang sudah semakin banyak fasilitas dan kemudahan untuk menunjang kesuksesan. Ia juga berpesan bahwa ada dua kunci penting dalam meraih jalan kesuksesan. Pertama, hormatilah kedua orang tua dalam kondisi apapun, maka itu akan menjadi pembuka pintu rizki. Kedua, jalani dan lakukanlah dulu setiap ada permintaan atau peluang, jangan pernah menolak terlebih dahulu. Jika sudah terpentok tidak ada jalan, jangan berputus asa, pasti akan ada peluang rizki. Ketiga, jangan berhenti sampai keluar dari sini, sehingga vacuum ilmu. Karena sesungguhnya, alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi banyak dibutuhkan dan bisa berperan dan mewarnai semua bidang kehidupan. 

Acara ini juga dimeriahkan dengan pementasan mahasiswa FDK dari Tim Teater WADAS yang menyanyikan beberapa lagu di sela-sela acara berlangsung. Juga penampilan tari “Gambyong Mari kangen” dari Komunitas Tari GANDHES LUWES.

Reporter : Uswatun Niswah

Tinggalkan Komentar