Semarang (14/06) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo kembali menggelar seminar nasional. Seminar kali ini bertajuk “Potensi Zakat dalam Pengembangan Masyarakat Islam” dengan narasumber CEO Rumah Zakat, Nur Efendi (alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung IsDB Soshum lantai 3 ini, dihadiri oleh berbagai pihak. Di antaranya wakil rektor III, kepala biro AAKK, para dekan di lingkungan UIN Walisongo, dan segenap civitas academica Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjut sambutan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. Dr. H. Ilyas Supena, M.Ag. Prof. Ilyas menyampaikan rasa bangganya karena alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Nur Efendi, telah menjadi orang yang berperan penting di masyarakat dan banyak menebarkan manfaat untuk umat.

Acara kemudian dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr. Achmad Arief Budiman, M.Ag. Beliau menyampaikan bahwa Ziswaf yang dikelola oleh Rumah Zakat memiliki peran penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Melalui peran dan pendampingan Rumah Zakat, masyarakat yang tadinya mustahik dapat menjadi seorang muzaki. Selain itu, Rumah Zakat juga telah mengaplikasikan dakwah bilhal” imbuh beliau.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber, Nur Efendi. CEO Rumah Zakat tersebut menyampaikan berbagai hal terkait peran rumah zakat bagi kemajuan kehidupan masyarakat baik dari aspek keagamaan, sosial, dan ekonomi. “Selama 23 tahun berkiprah, Rumah Zakat telah hadir di 34 provinsi dengan jaringan kemitraan di 30 negara dan telah melakukan 42 juta layanan manfaat. Rumah Zakat juga telah memiliki 689.000 donatur aktif”.

Beliau menambahkan bahwa Rumah Zakat memiliki beberapa program untuk berdayakan masyarakat Indonesia di antaranya melalui program Desa Berdaya yakni BUMMas (Badan Usaha Milik Masyarakat) yang saat ini memiliki 1.692 Desa Berdaya. BUMMas menyentuh potensi dari berbagai aspek dan kondisi masyarakat pedesaan. Beliau juga mengajak kepada masyarakat agar tidak perlu lagi pergi ke kota untuk mencari kesejahteraan. Program berikutnya 20 Sekolah Juara, dan 9 rumah sakit serta klinik.

Di akhir acara dilaksanakannya penandatanganan kerja sama antara pihak Rumah Zakat dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *