Program studi (Prodi) S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang gelar diskusi dosen bertajuk ‘Arah Baru Dakwah Pasca Covid 19’ di Ruang Sidang FDK pada Selasa 7 Juni 2022.

Perlu diketahui bahwa, situasi masyarakat pasca covid 19 telah melahirkan berbagai kemungkinan dan perubahan yang signifikan atas otoritas keagamaan. Hal itu membuat lanskap sosial keagamaan di Indonesia terus berjalan dinamis sesuai dengan konteks yang melingkupinya.

Ketua Prodi S2 KPI Dr. Hj Yuyun Affandi, L.c, M.A mengatakan bahwa sebagai civitas akademika sekaligus aktivis dakwah sudah seharusnya merespons perubahan sosial yang terjadi pasca pandemi Covid-19.

“Adanya perubahan sosial yang signifikan didalam masyarakat sudah seharusnya membuat civitas akademik ikut merespons. Selain itu kita harus bisa memahami arah baru Dakwah pasca pandemi covid 19 untuk menghidupkan kembali aktivitas Dakwah yang sempat mengalami kendala,” ucap Dr Hj. Yuyun Affandi L.c, M.A

Senada dengan Dr Hj. Yuyun Affandi L.c, M.A Dekan FDK UIN Walisongo Prof. Dr. Ilyas Supena, M.Ag mengatakan bahwa pembahasan mengenai arah dakwah merupakan sebuah hal menarik untuk didiskusikan.

“Ada tiga bahasan utama yang harus dikaji oleh civitas akademik maupun aktivitas dakwah dalam menentukan arah dakwah yaitu isu internasional seperti radikalisme, intoleransi, isu nasional seperti politik identitas yang kerap membanjiri media sosial dan juga menentukan konsep dakwah yang tepat untuk setiap generasi,” kata Prof. Dr. Ilyas Supena, M.Ag.

Kegiatan ini diikuti oleh Dekan, wakil dekan, para dosen, dan mahasiswa S2 KPI. Selain itu, diskusi bisa diikuti oleh umum melalui platform zoom meeting. Adapun narasumber dalam kegiatan ini diantaranya, Dr. Ramadan Basher Imhemd, MA. Prof. Dr. H. Abdul Basith, M.Ag dan Dr. H. Muhammad Sulthon, M.Ag selaku Pakar Ilmu Dawah UIN Walisongo.

Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat, menambah pengetahuan maupun merespons isu sosial yang ada. Salah satu peserta, yaitu Muhammad Abdullah Munif mengatakan bahwa ia merasa banyak ilmu dan pengetahuan yang dapat diambil.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa terutama dalam menyikapi dinamika dakwah yang ada pasca pandemi Covid-19,” ucap Abdullah Munif.*

Reporter : Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *