SEMARANG– Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kapasitas Dosen dan Tenaga Kependidikan dalam Pengelolaan Website”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2026 ini, bertempat di Hotel Horison, Semarang. Pelatihan intensif ini diikuti oleh 18 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai program studi di lingkungan FDK UIN Walisongo, meliputi perwakilan dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Manajemen Dakwah (MD), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI),Manajemen Haji dan Umroh (MHU)
dan S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II FDK UIN Walisongo, Dr. Saerozi, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi bagi para dosen dan tenaga kependidikan demi menunjang performa institusi di era digital.

“Website itu ibarat rumah bagi sebuah lembaga, jadi harus diorganisir dengan baik. Selain itu, web merupakan sumber rujukan resmi bagi publik untuk melihat dan menilai lembaga kita. Melalui pelatihan ini, kami berharap target pengelolaan website yang optimal bisa tercapai dan kompetensi dosen serta tenaga kependidikan dalam mengelola web terus meningkat,” ujar Dr. Saerozi.
FDK UIN Walisongo menggandeng LKP Wahana, Peserta Siap Kuasai Teknis Web untuk memaksimalkan output kegiatan, FDK UIN Walisongo menggandeng LKP Wahana sebagai mitra pelatih. Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali dengan konsep dan teknik dasar pembuatan web, termasuk pemahaman dasar mengenai HTML serta pengenalan aplikasi-aplikasi penunjang yang dibutuhkan.
Melalui bimbingan terstruktur ini, peserta ditargetkan mampu mengembangkan web instant secara mandiri serta terampil dalam membuat halaman web statis sederhana.
Edi Susanto , perwakilan instruktur dari LKP Wahana, menjelaskan bahwa materi tidak hanya berhenti pada teori dasar. Peserta juga akan dituntun secara praktis untuk mengelola konten lokal.
“Kami akan mempelajari lebih lanjut bagaimana menyusun dan menambahkan konten yang relevan untuk FDK UIN Walisongo. Sebagai bentuk evaluasi dan praktik langsung, pada akhir sesi nanti setiap peserta akan mencoba membuat halaman baru secara langsung di website,” pungkas Edi.
“Website adalah wajah institusi, maka harus dikelola dengan baik. Salah satunya mengelola website dengan platform wordpress”, ungkapnya.
Dengan adanya pelatihan ini, FDK UIN Walisongo berkomitmen untuk terus menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan profesional melalui optimalisasi platform digitalnya.
