FAKULTAS DAKWAH KOMUNIKASI GELAR WORKHSOP TERKAIT EVALUASI DAN PENYUSUNAN PROGRAM WE GREEN

  • by

Yogyakarta – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar workshop terkait evaluasi dan penyusunan program We Green pada Sabtu—Minggu (27—28/11/21) di Hotel Colombo Bueno, Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Ilyas Supena selaku Dekan FDK, membahas tiga concern untuk memaknai terkait program We Green ini. Pertama, ia menyebut bahwasanya We Green (kampus hijau) harus menjadi kerja integral semua komponen, maka dari itu semua harus dapat membuat lingkungan kampus yang nyaman.

“Sederhananya, We Green adalah kampus yang nyaman untuk ditinggali, karena kampus itu bagaikan rumah kedua. Sebab itu, harus menjadi tanggung jawab dan kerja integral semua komponen. Paling tidak, area kerja kita buat nyaman,” ujarnya.

Yang kedua, menurutnya, We Green tidak semata-mata persoalan fisik atau lingkungan. Bisa jadi persoalan tersebut juga dipengaruhi oleh faktor-faktor dan variabel yang lain. We Green juga dapat kita maknai dalam aspek teologis, fiqih, dan akhlaq.

“Munculkanlah keyakinan dalam diri kita, bahwa membuat lingkungan bersih adalah wujud dari keimanan kepada Allah. Membuat lingkungan yang bersih adalah wujud dari amaliyah dhahiriyyah yang akan diberikan pahala. Bahwa membuat lingkungan bersih merupakan amal bathiniyyah yang tidak perlu dipamerkan.”

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa dari lingkungan kerja yang bersih dan nyaman itulah akan lahir karya-karya yang produktif dan monumental. Ide kreatif dapat muncul dari kebersihan hati, kebersihan pikiran, responsivitas terhadap lingkungan, serta sense terhadap problem.

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) sebenarnya telah menggagas, mendesain, dan melaksanakan program We Green jauh sebelum lomba tersebut di-launching. Akan tetapi, problem saat ini terletak pada pemeliharaannya.

“Saat ini saya melihat kerja mandiri masih mendominasi, belum sampai kepada kerja-kerja kolektif. Sekali lagi saya ingin sampaikan we green dan smart campus itu sejajar posisinya. Jadi bukan hanya lingkungannya yang green, tetapi hati dan pikiran kita juga green agar mudah memunculkan gagasan dan ide-ide kreatif,” ungkap Ilyas.

Perolehan hasil penilaian We Green Faculty Award tahun 2021 ini juga telah dijelaskan secara rinci. Pencapaian FDK mengenai kategori Penataan dan Infrastruktur (SI) berada di posisi ke 5 dengan perolehan poin 800. Kategori Energi dan Perubahan Iklim (EC) berada di posisi ke 3 dengan poin 1078. Kategori Pengolahan Limbah (WS) menduduki posisi ke 6 dengan poin 640. Kategori Air (WR) menduduki posisi pertama dengan poin 760. Kategori Transportasi (TR) berada di posisi ke 5 dengan poin 780. Yang terakhir, terkait kategori Edukasi dan Penelitian (ED), berada di posisi ke 4 dengan total poin 920.

Terakhir, Ilyas berharap peningkatan peringkat menjadi juara harapan 3 yang diraih oleh FDK ini dimaknai sebagai sebuah acuan dan target ke depannya untuk menjadi lebih baik.

“Yang lebih utama itu adalah bagaimana we green ini membangun iklim akademik yang kondusif. Dengan demikian, saya berharap fakultas kita, yakni FDK, memiliki iklim akademik yang sehat serta kondusif guna memunculkan karya-karya inovatif yang brilian,” pungkasnya.

Reporter: Nastaufika Firdausy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *