Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Walisongo Semarang menggelar kegiatan sosial bertajuk Riang Bersua dengan tema “Satukan Tawa, Ciptakan Ruang Bersama” di Curug Lawe Secepit, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Event Management yang dikemas dalam bentuk ruang interaksi, refleksi, dan penguatan kesehatan mental bagi generasi muda.

Berangkat dari keresahan akan masih banyaknya anak muda yang ingin memperluas relasi namun terkendala rasa canggung, takut, dan kurang percaya diri, Riang Bersua hadir sebagai wadah yang aman dan menyenangkan untuk membangun koneksi sosial yang lebih bermakna. Sebanyak 16 peserta turut mengikuti kegiatan yang berlangsung di tengah suasana alam Curug Lawe tersebut.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Teman Sejiwa, komunitas yang aktif mengampanyekan isu kesehatan mental. Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong peserta untuk lebih mengenali dan menerima diri sendiri.

Rangkaian acara diawali dengan sesi perkenalan, dilanjutkan Painting Session sebagai media ekspresi diri, Fun Games Interaktif untuk membangun keakraban, serta Healing Session yang diisi dengan journaling dan teknik relaksasi butterfly hug.

Ketua pelaksana, Naura, menjelaskan bahwa Riang Bersua dirancang sebagai ruang yang nyaman bagi anak muda untuk melepas penat sekaligus membangun relasi yang sehat.

“Kami ingin menghadirkan ruang aman bagi siapa pun untuk berinteraksi tanpa takut dihakimi. Melalui kegiatan ini, peserta dapat membangun koneksi baru sekaligus lebih mengenali diri melalui aktivitas reflektif dan kreatif,” ujarnya.

Senada dengan itu, relawan Teman Sejiwa berharap kegiatan ini dapat membantu peserta lebih peka terhadap emosi yang mereka rasakan dan mampu mengekspresikannya secara sehat.

Melalui Riang Bersua, mahasiswa KPI UIN Walisongo menunjukkan bahwa kegiatan sederhana di alam terbuka dapat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan sosial, meningkatkan kesadaran kesehatan mental, serta menghadirkan ruang tumbuh yang positif bagi generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *