PPL FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI

PPL Suara Merdeka

WARTAWAN PUNYA BANYAK KESEMPATAN

PELEPASAN PESERTA PPL

FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI DI SUARA MERDEKA

 

Setelah sebulan menjalani aktivitas Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Suara Merdeka, sepuluh mahasiswa dari Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Konsentrasi Penerbitan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Walisongo mengikuti pelepasan di kantor redaksi Jl. Kaligawe, Selasa (30/8).

Pelepasan peserta PPL dihadiri oleh Sekretaris Redaksi Suara Merdeka Eko Hari Mujiarto, Staf Redaksi sekaligus pembimbing peserta Agus Fathuddin Yusuf, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FDK Najahan Musyafak, Ketua Panitia PPL 2016 Widayat Mintarsih, dan Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Alimul Huda.

PPL dilaksanakan sejak 25 Juli – 30 Agustus 2016. Dua minggu pertama, peserta ditempatkan di kantor birokota Jl Merak, untuk belajar meliput dan mencover berita. Setelah memahami rekonstruksi berita, peserta dipindahtugaskan ke kantor redaksi Jl Kaligawe untuk belajar mengolah berita.

Aktivitas PPL itu, kata Najahan Musyafak, tidak hanya memberikan kesempatan mahasiswa untuk mempraktikkan teori. Akan tetapi, PPL juga melatih mahasiswa menemukan aspek lain yang tidak didapat di kelas.

“ Ada aspek psikologis dan teknis saat terjun langsung di lapangan,” katanya.

Eko Hari Mujiarto dalam sambutannya mengatakan, manfaat terpenting yang bisa dipelajari mahasiswa yakni mampu mengasah diri untuk lebih peka saat melihat sebuah peristiwa. Eko menambahkan, berprofesi sebagai wartawan memang tidak bisa memberikan jaminan materi. Akan tetapi, menurut Eko, seorang wartawan memiliki banyak kesempatan untuk mempelajari berbagai hal.

“ Wartawan memang tidak punya gaji tinggi, tetapi wartawan punya kesempatan tinggi yang tidak dimiliki profesi lain,” imbuhnya.

Sebelum meninggalkan Suara Merdeka, peserta diberi tugas membuat sebuah produk penerbitan berupa majalah yang diberi nama RANUM. Selama dua minggu, peserta diberi waktu untuk mengisi majalah dengan segmentasi remaja tersebut.

“ Memang belum sempurna, tapi ini bukti perjuangan kita,” ujar salah satu peserta, Nurul Pratiwi. (Korie Khoriah_ lpmmissi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>