Rapat Kerja Fakultas Dakwah dan Komunikasi Membangun Sinergi

Semarang 12/02/2020, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar rapat kerja (raker) selama dua hari di Hotel The Wujil Ungaran Kabupaten Semarang.

Temu diskusi yang dihadiri jajaran pimpinan, para dosen, dan tendik di lingkungan FDK tersebut dilaksanakan untuk merumuskan langkah-langkah strategis program Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Hal ini disinggung Wakil Dekan (WD) II, Dr. Safrodin, M.Ag pada saat memandu pembukaan raker. “Rapat kerja merupakan agenda rutin FDK. Perencanaan yang efektif menyasar diharapkan dapat mnghasilkan tujuan dan gagasan yang cerdas, yaitu program kerja di masa mendatang, dengan mnghasilkan output yg baik,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

Raker memberi ruang kepada peserta yang hadir untuk menyampaikan ide-ide konstruktif bagi program kerja FDK. Tidak jauh berbeda dengan raker sebelumnya, rapat kali ini membahas tiga aspek utama dengan program-program prioritas, yaitu aspek akademik, anggaran, sarana dan prasarana, serta bidang kemahasiswaan. Karenanya, Dekan FDK, Dr. Ilyas Supena, M.Ag dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan rapat menyampaikan, “Kegiatan yang krusial untuk nasib fakultas dalam beberapa tahun ke depan melibatkan semua elemen di FDK. Kami ingin meminta ide-ide yang dapat dituangkan dalam program, dimulai dengan perumusan program dari berbagai unit, seperti laboratorium dakwah, pengelola website, ICJ dan JID, serta menyiapkan jurnal baru yg dikelola oleh jurusan BPI.” Kegiatan raker penting untuk menerima masukan yang dapat diimplementasikan. Acara pembukaan raker ditutup dengan doa yang diipimpin oleh KH. Ahmad Anas, M.Ag.

Sesi rapat dilanjutkan dengan uraian pengantar diskusi oleh Dekan FDK, yang membahas pedoman kerja, di antaranya adalah tri etika kampus, yaitu etika ukhuwah, diniyah, dan etika ilmiah. Selain tri etika kampus, IKU dan Renstra juga harus menjadi pedoman setiap kegiatan. Bagi Dekan FDK, “Kegiatan harus memiliki pedoman. Jika tidak ada pedoman, maka kegiatan tersebut tidak sah. Bahan pertimbangannya adalah IKU dan renstra (rencana strategi).” Di sisi lain, beliau juga menyoroti soal penelitian dosen. “Proposal penelitian harus terukur dan kompetitif. Penelitian kolaboratif harus diperkuat,” tegasnya.

Rapat kerja dibagi menjadi 3 komisi, yaitu komisi A yang dipimpin oleh Wakil Dekan I mengkaji tentang program stragis bidang akademik. Komisi B yang dipimpin oleh Wakil Dekan II membahas anggaran, sarana dan prasarana, serta Komisi C yang dikoordinir oleh Wakil Dekan III membahas program kemahasiswaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *